Love Hurts
Banyak orang bilang “mengobati rasa
patah hati karena cinta adalah dengan mencari cinta yang lain” tapi itu tidak
bisa dilakukan oleh setiap orang. Seperti sebuah kisah yang dialami oleh Rasya
seorang siswi SMA tingkat 3.
Kisah ini
berawal saat Rasya duduk di kelas 2 SMA, dia menjalin hubungan dengan kaka
kelasnya saat SMP yang bernama Raihan, biasa di panggil arey. Arey merupakan
seorang drummer dalam sebuah band sekolahnya, dan raihan adalah seseorang
dengan sikap cuek tetapi perhatian. Hubungan mereka berjalan dengan baik, Rasya
tak jarang menemani arey manggung atau bahkan bermain futsal. Hari-hari mereka
lewati bersama, sampai tak terasa
hubungan mereka hamper berusia 4 bulan.
Bukan sebuah
hubungan jika tidak ada konflik di dalamnya. Itu juga dialami pasangan ini,
misalnya kebiasaan Rasya yang selalu ketiduran ketika sedang chat dengan Arey. Bagaimana
tidak semenjak berpacaran dengan Arey, Rasya sering tidur larut malam. Dan jika
Rasya tidur duluan itu selalu membuat Arey marah, tapi itu tidak berlangsung
lama karena Arey merupakan orang yang tidak suka memperpanjang masalah.
Akan tetapi seminggu terakhir ini sikap Arey berubah, dia
jadi mudah emosi, membalas chat dengan singkat, bahkan jarang mengangkat telpon
atau mengabari Rasya. Itu jrelas membuatnya sedih dan bingung, bagaimana tidak
mereka tidak ada masalah sama sekali, tetapi perubahan sikap Arey sangat drastic
dan tidak dapat dimengerti. Ada yang mengatakan “jika pasanganmu mulai berubah
sikap, cuek, jarang membalas chat itu tandanya dia memiliki seseorang yang
lain.” Rasya menjadi sedih, dan bahkan sering tidak focus dalam belajar.
Tepat pada
tanggal 10 oktober, saat itu adalah hari ulang tahun Rasya yang ke-17 tahun. Rasya
berpikir mungkin perubahan sikap Arey disengaja karena ingin memberikan
surprise untuknya. Rasya mengharapkan ucapan ulang tahun pertama yang
didapatnya dari seseorang yang special, tetapi itu merupakan sebuah haparan
yang sia-sia. Ketika hari menjelang siang, barulah ada chat dari Arey. Chat pertama
yang diterimanya setelah seminggu tidak ada kabar.
“happy birthday, happy sweet seventeen dear. Semoga apa-apa
yang kamu semogakan ngga hanya menjadi sekedar semoga. Semoga kamu juga dapat
seseorang yang lebih baik dari aku. Jujur aku bukan seseorang yang baik buat
kamu, kasarnya aku mah jahat. Sekarang terserah kamu maunya gimana, karena aku
gabisa kalo harus mutusin cewe. Arey saying Rasya.”
Itu adalah isi chat dari Arey untuk Rasya, dan itu
membuatnya sedih, marah, kecewa. Bagaimana tidak Arey memutuskan hubungan di
hari ulang tahunnya tepatnya di usia 17 tahun. Dimana usia yang dianggap special
dalam hidup apalagi untuk seorang wanita. Rasya pun tidak bisa membendung air
matanya.
Hubungan
mereka pun berakhir, tetapi tidak membuat kesedihan Rasya berakhir. Mungkin keadaan
yang di alaminya adalah keadaan yang saat ini sering kita sebut sebagai “galau”.
Meskipun waktu sudah berlalu, Rasya masih belum bisa melupakan Arey. Dia sangat
mencintai Arey, rasa sayang sudah tumbuh di dalam hatinya. Satu bulan sudah
Rasya kembali ke rutinitasnya, karena tidak ada gunanya untuk terus berlarut dalam kesedihan. Itu dijadikannya sebagai pengalaman dari kisah cintanya, bahwa tidak
semua hubungan dapat berlangsung dengan mulus dan sesuai dengan apa yang kita
harapkan.
Untuk
itu “jangan salah mengertikan perhatian seseorang. Karena mungkin dia memang
orang yang perhatian pada setiap orang” "jangan pernah hidup seperti rumput yang hanya bisa bergoyang jika diterpa angin dan pasrah menerima takdir" dan karena di dunia ini tidak ada kata “dan
mereka hidup bahagia selamanya …”
*source image from google.


