Jumat, 18 September 2015

Tugas 2


Love Hurts



Banyak orang bilang “mengobati rasa patah hati karena cinta adalah dengan mencari cinta yang lain” tapi itu tidak bisa dilakukan oleh setiap orang. Seperti sebuah kisah yang dialami oleh Rasya seorang siswi SMA tingkat 3.
                Kisah ini berawal saat Rasya duduk di kelas 2 SMA, dia menjalin hubungan dengan kaka kelasnya saat SMP yang bernama Raihan, biasa di panggil arey. Arey merupakan seorang drummer dalam sebuah band sekolahnya, dan raihan adalah seseorang dengan sikap cuek tetapi perhatian. Hubungan mereka berjalan dengan baik, Rasya tak jarang menemani arey manggung atau bahkan bermain futsal. Hari-hari mereka lewati  bersama, sampai tak terasa hubungan mereka hamper berusia 4 bulan.
                Bukan sebuah hubungan jika tidak ada konflik di dalamnya. Itu juga dialami pasangan ini, misalnya kebiasaan Rasya yang selalu ketiduran ketika sedang chat dengan Arey. Bagaimana tidak semenjak berpacaran dengan Arey, Rasya sering tidur larut malam. Dan jika Rasya tidur duluan itu selalu membuat Arey marah, tapi itu tidak berlangsung lama karena Arey merupakan orang yang tidak suka memperpanjang masalah.
Akan tetapi seminggu terakhir ini sikap Arey berubah, dia jadi mudah emosi, membalas chat dengan singkat, bahkan jarang mengangkat telpon atau mengabari Rasya. Itu jrelas membuatnya sedih dan bingung, bagaimana tidak mereka tidak ada masalah sama sekali, tetapi perubahan sikap Arey sangat drastic dan tidak dapat dimengerti. Ada yang mengatakan “jika pasanganmu mulai berubah sikap, cuek, jarang membalas chat itu tandanya dia memiliki seseorang yang lain.” Rasya menjadi sedih, dan bahkan sering tidak focus dalam belajar. 

                Tepat pada tanggal 10 oktober, saat itu adalah hari ulang tahun Rasya yang ke-17 tahun. Rasya berpikir mungkin perubahan sikap Arey disengaja karena ingin memberikan surprise untuknya. Rasya mengharapkan ucapan ulang tahun pertama yang didapatnya dari seseorang yang special, tetapi itu merupakan sebuah haparan yang sia-sia. Ketika hari menjelang siang, barulah ada chat dari Arey. Chat pertama yang diterimanya setelah seminggu tidak ada kabar.
“happy birthday, happy sweet seventeen dear. Semoga apa-apa yang kamu semogakan ngga hanya menjadi sekedar semoga. Semoga kamu juga dapat seseorang yang lebih baik dari aku. Jujur aku bukan seseorang yang baik buat kamu, kasarnya aku mah jahat. Sekarang terserah kamu maunya gimana, karena aku gabisa kalo harus mutusin cewe. Arey saying Rasya.”
Itu adalah isi chat dari Arey untuk Rasya, dan itu membuatnya sedih, marah, kecewa. Bagaimana tidak Arey memutuskan hubungan di hari ulang tahunnya tepatnya di usia 17 tahun. Dimana usia yang dianggap special dalam hidup apalagi untuk seorang wanita. Rasya pun tidak bisa membendung air matanya. 

                Hubungan mereka pun berakhir, tetapi tidak membuat kesedihan Rasya berakhir. Mungkin keadaan yang di alaminya adalah keadaan yang saat ini sering kita sebut sebagai “galau”. Meskipun waktu sudah berlalu, Rasya masih belum bisa melupakan Arey. Dia sangat mencintai Arey, rasa sayang sudah tumbuh di dalam hatinya. Satu bulan sudah Rasya kembali ke rutinitasnya, karena tidak ada gunanya untuk terus berlarut dalam kesedihan. Itu dijadikannya sebagai pengalaman dari kisah cintanya, bahwa tidak semua hubungan dapat berlangsung dengan mulus dan sesuai dengan apa yang kita harapkan.

                Untuk itu “jangan salah mengertikan perhatian seseorang. Karena mungkin dia memang orang yang perhatian pada setiap orang” "jangan pernah hidup seperti rumput yang hanya bisa bergoyang jika diterpa angin dan pasrah menerima takdir"  dan karena di dunia ini tidak ada kata “dan mereka hidup bahagia selamanya …”






*source image from google.